SHOLAT 5 WAKTU, SHOLAT UNTUK BERSYUKUR !?! April 12, 2008
Posted by azzaki in Uncategorized.add a comment
Tadi menjelang maghrib seorang kawan datang, saya yang menghubungi dia lewat flexi. Rencananya ingin “memperlihatkan” rumah kontrakan baru yang sudah saya tempati yang minggu lalu sempat kita lihat bareng. Setelah berbasa-basi, obrolan masuk ke cerita sholat 5 waktu. Hmm, ternyata sholat lima waktu ada beberapa rangkaian cerita yang berhubungan dengan waktu-waktu ditetapkannya sholat tersebut. Pertama, shubuh adalah saat bertemunya Nabi Adam AS dengan Siti Hawa. Nabi Adam AS kemudian sujud syukur sebagai wujud rasa syukur telah bertemu dengan Siti Hawa. Dzuhur adalah saat dimana Nabi Ibrahim AS selamat dari panggangan Api raja Namrudz. Setelah selamat, Nabi Ibrahim AS melakukan sujud syukur telah selamat dari panggangan api. Ashar adalah waktu dimana Nabi Yusuf AS diselamatkan para kafilah keluar dari sumur. Kemudian Nabi Yusuf AS bersujud syukur atas kejadian tersebut. Maghrib adalah saat dimana Nabi Yunus AS keluar dari perut ikan nun. Nabi Yunus AS juga melakukan sujud syukur atas kejadian tersebut. Isya’, adalah saat dimana Nabi Isa AS ditarik ke atas saat dikejar tentara romawi. Atas kejadian tersebut, Nabi Isa AS melakukan sujud syukur.
Dari kejadian-kejadian tersebut, dapat ditarik benang merah, bahwa sholat lima waktu adalah sholat untuk “bersyukur”, bukan untuk “meminta”, meskipun “meminta” juga tidak dilarang. Karena untuk “meminta”, kita telah difasilitasi oleh Allah dengan sholat-sholat lain di luar sholat 5 waktu tersebut. Misal, kita menginginkan rezeki uang, kita disarankan untuk sholat dluha. Untuk menentukan keputusan, disarankan untuk sholat Istikharoh, dsb.
YUWIE….FRIENDSTER YANG DIBAYAR Februari 10, 2008
Posted by azzaki in Bisnis, Uncategorized.1 comment so far
http://ww2.yuwie.com/signup.asp?r=344242
Apa itu Yuwie ?
Yuwie 100% Gratis. Yuwie adalah situs pertemanan seperti Friendster, tapi Yuwie mempunyai perbedaan yang besar, karena Yuwie membayar kita.
Menggunakan Yuwie dibayar! Itulah janji Yuwie kepada para anggotanya. Yuwie membayar kita untuk membuat blog, mengupload foto, mereferensi teman, chat, dll. Inilah Yuwie salah satu terobosan baru dalam industri bisnis internet.
Yuwie juga akan membayar setiap aktifitas di Yuwie, seperti melihat profile member lain, posting blog, sharing/posting foto, dll. Dan juga kalau ada orang yang melihat :
1. Halaman Profile kita
2. Halaman Blog kita
3. Melihat semua teman kita
4. Melihat semua komentar kita
5. Halaman Foto kita
6. Halaman Video kita
7. Jika seseorang melihat salah satu layout yang kita bagi
Menunya lengkap seperti halnya di Friendster. Kalo mereferensikan teman maka kita juga akan memperoleh kredit page views dari referral sampai 10 level.
Jadi jika sering login ke Yuwie dan melakukan apa saja maka akan memperoleh page views, juga dari referral kita yang sering login ke Yuwie, memperoleh page views yang berarti memperoleh dolar.
Cara memaksimalkan pedapatan kita adalah dengan cara membangun profile yang baik, mengupload foto atau gambar dan video yang menarik (tentu saja tidak berbau pornografi selain merusak moral, Yuwie akan menutup anda kalau melakukan hal ini), serta aktif berdiskusi pada club-club yang ada, atau kalau memungkinkan membangun club diskusi sendiri, aktif mengunjungi anggota lain meninggalkan pesan kepada mereka. Ingat tiap komentar yang kita tinggalkan dan dibaca orang lain akan dihitung oleh Yuwie.
Cara yang kedua adalah membangun jaringan downline, saat ini peluang mencari downline amat luas, sebagian pengamat memperkirakan jumlah member Yuwie akan mencapai 100 juta orang. Hal ini didasarkan dengan jumlah keanggotaan Myspace, yang mencapai 100 juta account terhitung tanggal 9 agustus kemarin.
Ada beberapa trik membangun jaringan Yuwie anda, diantaranya:
1. Taruh link referral kita yang kita dapatkan dalam control panel Yuwie pada bagian referral pada signature email kita, sehingga setiap kita mengirim email link referral kita dapat dilihat oleh penerima pesan kita.
2. Taruh kalimat singkat yang mempromosikan Yuwie didalam situs kita, teman-teman kita, bahkan kalau perlu kita membangun situs Yuwie tersendiri, Pikirkan kalimat promosi yang gampang diingat, dikenal dan membuat orang penasaran, slogan mempromosikan Yuwie sudah banyak di Internet, seperti “Do You Yuwie ?”, atau “Yuwie After Agloco”, saya contohkan yang agak membumi dengan komunitas dunia maya indonesia yang lebih mengenal friendster dengan kalimat promosi “Yuwie Friendster yang Dibayar”, mungkin anda lebih kreatif silahkan dicoba.
3. Jika kita mempunyai social networking seperti Friendster nampaknya lebih mudah mempromosikan Yuwie kita. Promosikan Yuwie di halaman social networking kita seperti di Friendster ataupun Myspace, atau kita berkeliling
ke teman-teman kita yang dalam komunitas tersebut, dan tinggalkan link referral kita didalam kotak pesan mereka dengan kalimat promosi tentunya.
Tapi sebelumnya kalau anda belum mendaftar Yuwie silahkan daftar terlebih dahulu, klik link berikut :
http://ww2.yuwie.com/signup.asp?r=344242
Kesimpulannya Yuwie membayar kita setiap aktivitas yg kita lakukan dan apabila ada orang yang melihat :
1. Halaman Profile kita
2. Halaman Blog kita
3. Melihat semua teman kita
4. Melihat semua komentar kita
5. Halaman Foto kita
6. Halaman Video kita
7. Jika seseorang melihat salah satu layout yang kita bagi
Aktivitas tersebut sama seperti aktivitas kita di Friendster, cuma di Friendster kita tidak dibayar, kalau di Yuwie kita dibayar.
Kalau ada yang kurang jelas, tinggalkan pertanyaan kamu di kotak comment
FAKTOR KUNCI KREDIT RUMAH Januari 21, 2007
Posted by azzaki in Keuangan.1 comment so far
Dikutip dari Danareksa.com
Membeli rumah mereka melalui kredit rumah, bisa jadi merupakan ikatan, komitmen atau perjanjian hutang piutang terbesar dan terpanjang yang mungkin pernah Anda putuskan. Karena harga rumah yang mahal maka semakin besar pula kredit rumah yang dibutuhkan dan semakin panjang pula waktu untuk mengembalikannya, biasanya berlangsung sampai antara 10 sampai 15 tahun dari hidup Anda.
Jika kita perhatikan saat ini di pasaran kredit rumah telah banyak terjadi perubahan. Kredit rumah yang banyak disuplai dari bank telah membuat berbagai penawaran yang variatif untuk menarik minat masyarakat agar mau mengambil produk kredit rumahnya. Kenyataan bahwa telah terjadi perubahan di dunia perbankan, dimana banyak pemain lama yang kandas dan adanya pemain baru yang muncul juga semakin menambah suasana kompetisi yang panas. Dengan semakin banyaknya pilihan kredit rumah ini seharusnya memang semakin menguntungkan bagi kita para calon konsumen.
Sayangnya mendapatkan kredit rumah dari bank tidak menjadi lebih mudah dari tahun ke tahun. Untung saja, kita tidak harus membuat antrian panjang di bank untuk mengajukan kredit rumah. Walaupun demikian, proses persetujuan kredit rumah tetap saja harus melalui berbagai tahap proses penyaringan.
Kerumitan itu bahkan terus bertambah dengan macam-macam proses administrasi dan legalisasi yang memang sudah satu paket yang tidak terpisahkan dengan kredit rumah. Belum lagi biaya-biaya seputar transaksi pembelian rumah berikut biaya pengikatan kreditnya, serta biaya administrasi lainnya. Tidak heran jika banyak orang menganggap proses mendapatkan kredit rumah itu sangat panjang dan rumit.
Namun, jangan putus asa, memilih kredit rumah yang sesuai dengan Anda tidak sesulit yang Anda bayangkan, dan berharap agar permohonan kredit rumah Anda disetujui bukanlah tidak mungkin, jika Anda menjalankan beberapa langkah dasar berikut ini.
Saya membutuhkan pinjaman untuk membeli rumah.
Darimana saya harus mulai ? Area paling penting yang pertama kali harus Anda analisa adalah kemampuan finansial Anda. Tidak ada gunanya jika Anda memaksa meminjam di luar kesanggupan Anda mengembalikannya. Jika Anda melakukannya juga, Anda mungkin berakhir dengan memiliki rumah impian Anda, namun menderita secara finansial ketika dari waktu ke waktu mencoba memenuhi kewajiban pembayaran cicilan kredit rumah yang terlalu besar sambil berusaha sekuat tenaga memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari yang cenderung meningkat tiap tahun.
Jadi bagaimana saya memastikan bahwa saya mengambil kredit rumah yang tidak akan membayakan kondisi keuangan saya ?
Pada umumnya bank-bank sebagai pihak yang memberikan pinjaman atau sebagi pihak kreditur akan membantu Anda menghitung berapa jumlah pinjaman kredit rumah yang berada dalam wilayah kesanggupan finansial anda. Ketika menganalisa kesanggupan Anda dalam meminjam, bank bisanya menggunakan 5 faktor sebagai pertimbangan dalam menentukan berapa besarnya pinjaman.
Lima faktor itu adalah, penghasilan Anda saat ini, jumlah hutang yang berjalan dan berapa jumlah cicilan hutangnya per bulan, besarnya pembiayaan sendiri, sejarah hutang Anda sebelumnya, dan keberlangsungan penghasilan Anda.
Dengan mengetahui ke 5 faktor kunci ini, diharapkan bisa membantu Anda memperkirakan terlebih dahulu berapa besarnya jumlah kredit rumah yang sanggup Anda pinjam dan yang bisa disetujui bank Anda.
1. Penghasilan
Untuk menghitung berapa besarnya maksimal pinjaman yang bisa diberikan berdasarkan penghasilan saat ini, biasanya bank menggunakan metode yang sederhana saja yaitu menggandakan penghasilan utama ditambah penghasilan ke dua, yang biasa dikenal dengan metode “ tiga ditambah satu “. Jadi jumlah pinjaman maksimal adalah “3 kali penghasilan utama pertahun, ditambah satu kali penghasilan ke dua per tahun”. Contohnya begini jika, jika pasangan suami istri mengajukan kredit rumah, dimana penghasilan suami Rp 5 juta perbulan atau Rp 60 juta pertahun, dan penghasilan istri Rp 3 juta per bulan atau Rp 36 juta per tahun, maka bank kemungkinan akan bisa memberikan maksimal pinjaman sampai dengan jumlah Rp 216 juta. Namun jika Anda masih single maka yang diperhitungkan adalah penghasilan utama saja sebab belum memiliki joint income dengan pasangan.Jenis penghasilan yang dipertimbangkan oleh bank bervariasi, namun secara umum penghasilan yang rutin dan terjamin atau sudah pernah diterima secara rutin dimasa lalu-lah yang diperhitungkan. Sebaliknya penghasilan yang tidak rutin atau sesekali saja seperti uang lembur, kemungkinan besar akan diabaikan.Bank juga akan membutuhkan bukti tertulis yang bisa memverifikasi penghasilan Anda dan untuk mengecek kebenarannya kemungkinan akan langsung bertanya kepada perusahaan pemberi kerja Anda. Bukti tertulis yang diminta berupa slip gaji terakhir, surat keterangan lama bekerja, kemudian fotocopy dari buku tabungan Anda selama 3 bulan terakhir. Jika Anda seorang wirausahawan maka data-data keuangan yang diminta biasanya berupa fotocopy rekening tabungan atau giro Anda di bank. Kemudian untuk memverifikasi usaha Anda biasanya juga diminta data-data ijin usaha seperti NPWP, SIUP, TDP, dan lain-lain.
Namun dengan kriteria ini, apa boleh buat, buat Anda yang penghasilannya kecil maka jumlah pinjaman yang diberikan bank juga kecil, dan semakin besar penghasilan Anda, maka semakin besar pula pinjaman yang bisa diberikan.
2. Hutang atau kewajiban yang berjalan
Jika saat ini Anda sudah memiliki hutang yang berjalan, dengan kewajiban pembayaran cicilan hutang bulanan, maka otomatis bank akan mengurangi jumlah pinjaman yang bisa diberikan berdasarkan penghasilan Anda. Hal ini disebabkan kewajiban yang berjalan tadi sudah mengurangi kemampuan Anda dalam mengambil pinjaman berikutnya, juga mengurangi kemampuan Anda dalam membayar cicilan hutang bulanan selanjutnya. Bayangkan jika kita sudah memiliki cicilan hutang saat ini, kemudian ditambah lagi dengan cicilan kredit rumah. Berapa banyak penghasilan kita yang sudah dihabiskan untuk membayar cicilan hutang saja ? Jika cicilan hutang kita terlalu besar, akibatnya kita akan kesulitan membayar pengeluaran rumah tangga lainnya. Bank tidak ingin Anda terus mengalami kesulitan likuiditas ini selama dalam masa pembayaran kredit rumah Berapa besar jumlah pinjaman kredit rumah yang akan disesuaikan akan tergantung dari besarnya jumlah hutang yang berjalan ini.Penyesuaian biasanya dilakukan dengan dua pendekatan – bank akan mengurangi jumlah pinjaman kredit rumah, atau menyesuaikan besarnya jumlah cicilan bulanan. Batas maksimal total cicilan hutang bulanan sebuah keluarga yang dianggap aman oleh bank adalah sebesar 30% saja dari total penghasilan bulanan keluarga. Berdasarkan metode kedua maka bank akan menyesuaikan besarnya jumlah cicilan kredit rumah, agar jika ditambahkan dengan cicilan hutang sebelumnya jumlahnya tidak melebihi batas maksimal tadi. Kesimpulannyanya semakin banyak hutang Anda yang berjalan, maka semakin kecil kemungkinan mendapatkan pinjaman baru dari bank atau tidak sebesar yang Anda inginkan.
Besarnya pembiayaan sendiri
Terlepas dari faktor penghasilan seseorang, maka besarnya jumlah kredit rumah juga disesuaikan dengan harga rumah yang akan dibeli. Namun pada umumnya bank tidak memberikan 100% pinjaman berdasarkan harga rumah, namun rata-rata sekitar 70%nya saja dari harga rumah, sisanya harus dibiayai sendiri oleh Anda.Pada kenyataannya saat ini beberapa bank bahkan mau membiayai sampai sebesar 80% hingga 90% dari harga rumah. Bank memang meminta calon peminjam untuk turut membiayai pembelian rumahnya, yang dianggap sebagai uang muka yang dibayarkan kepada penjual rumah. Uang muka ini harus Anda siapkan sendiri, sehingga walaupun Anda membeli rumah dengan kredit rumah, Anda tetap harus mempersiapkan sejumlah uang tunai untuk sisa harga rumah yang tidak dibiayai bank. Semakin besar kemampuan pembiayaan sendiri, maka semakin kecil pula risiko untuk bank, sehingga semakin besar peluang Anda mendapatkan kredit rumah. Namun dilain pihak, jika jumlah pembiayaan sendiri semakin besar maka jumlah pembiayaan dari bank semakin kecil.
4. Sejarah hutang sebelumnya
Jika Anda pernah memiliki sejarah hutang yang kurang baik sebelumnya, maka jangan heran jika pada saat ini lebih sulit bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman bank. Begitu permohonan kredit rumah Anda diterima bank maka bank segera akan mencari data-data sejarah hutang Anda dimasa lalu. Apakah Anda pernah punya cicilan hutang yang macet di tempat lain dan belum selesai sampai sekarang, apakah pernah berurusan dengan pengadilan sehubungan dengan perkara pinjam meminjam. Kebijakan masing-masing bank berbeda-beda dalam menilai dan bertoleransi tentang sejarah hutang masa lalu ini. Jika perkaranya sudah selesai dan Anda telah mengatakan sebelumnya kepada pihak bank sebelum diminta – atau sebelum bank mencari tahu sendiri, mungkin bisa jadi nilai tambah buat Anda dan meningkatkan kepercayaan bank kepada Anda. Yang pasti, besar kecilnya pinjaman yang diberikan akan disesuaikan dengan faktor risiko gagal bayar yang pernah terjadi di masa lalu.
5. Keberlangsungan penghasilan Anda
Walaupun kebiasaan berpindah-pindah pekerjaan atau perusahaan tempat bekerja cukup bisa dimaklumi, namun bank lebih menyukai calon peminjam dengan masa kerja yang lebih stabil dengan peningkatan karir yang cukup baik. Paling tidak pada perusahaan yang sekarang ini masa kerja Anda sudah lebih dari 2 tahun dan sudah diangkat sebagai pegawai tetap. Buat Anda yang berwirausaha, maka bank akan sangat mempertimbangkan berapa lama bisnis Anda sudah berjalan.
Alasannya sederhana karena semakin lama usia bisnis tersebut berarti sudah berjalan cukup baik dan lebih berpengalaman untuk bisa bertahan di masa yang akan datang. Minimal 2 tahun dari usaha yang berjalan dinilai cukup aman oleh bank dalam memberikan kredit kepada para wirausahana. Masa kerja dan status kepegawaian bagi Anda yang karyawan, kemudian lamanya usaha Anda sudah berjala bagi Anda yang pengusaha, merupakan hal-hal yang dipertimbangkan bank sebagai indikasi keberlangsungan penghasilan Anda di masa depan, dan tentunya mempengaruhi kemampuan mengembalikan pinjaman nanti. Intinya semakin terjamian keberlangsungan penghasilan Anda di masa depan, maka kemungkinan bank memberikan pinjaman sebesar yang Anda butuhkan semakin besar.
LIMA LANGKAH PERENCANAAN KEUANGAN Desember 25, 2006
Posted by azzaki in Keuangan.add a comment
Pengalaman adalah guru yang terbaik, dimana sedini mungkin kita menyusun perencanaan keuangan maka akan semakin baik buat kehidupan kita sendiri. Menurut Arthur J. Keown seorang ahli perencanaan keuangan setidaknya ada 5 langkah yang bisa dilakukan dalam membuat suatu perencanaan keuangan keluarga yaitu :
1. Mulailah melakukan evaluasi kondisi keuangan saat ini.
Evaluasi dilakukan dengan menyusun seluruh Asset atau harta yang dimiliki lengkap dengan harga pasar saat ini. Kemudian susun juga daftar seluruh hutang yang dimiliki. Bandingkan antara jumlah harta dengan jumlah hutang. Apabila masih positif atau lebih besar harta yang dimiliki dibandingkan dengan hutang maka dengan demikian Bapak memiliki kekayaan bersih yang tentunya sedikit mengembirakan.
2. Untuk melakukan perencanaan ke depan maka tentukanlah asumsi-asumsi dasar yang penting sebagai berikut :
a. Berapa lama lagi anda akan bekerja ? Arti bekerja disini adalah selama anda masih produktif atau menghasilkan pendapatan.
b. Kapan anda akan memutuskan pensiun ? Pensiun disini adalah berarti bahwa kapan atau pada tahun berapa anda akan benar-benar berhenti bekerja dan tidak produktif sama sekali. Sehingga seluruh biaya hidup dari saat pensiun sampai dengan meninggal adalah mengandalkan tabungan atau simpanan yang ada.
c. Kapan akan meninggal ? Sebelumnya minta maaf, namun demikianlah ilmu perencanaan keuangan sehingga saya harus mengutarakannya. Memperkirakan umur berapa meninggal adalah kurang lebih kurang plus minus 5 tahun dari umur orang tua kita meninggal atau kakek. Apabila merasa fit dan tidak ada gejala menderita penyakit yang kronis maka optimis kata dapat menambahkan umur kita 5 tahun dari rata-rata umur pendahulu kita meninggal. Intinya adalah kita harus dapat menyiapkan seluruh kebutuhan keuangan pada saat pensiun sampai dengan akhir usia sehingga kualitas kehidupan akan selalu terjaga dengan baik. Tentunya hanya Tuhan yang tahu namun kita hanyalah berusaha untuk melakukan persiapan yang terbaik dan berbuat yang terbaik.
3. Berdasarkan hal tersebut diatas maka susunlah tabel bulanan seluruh pemasukan dan pengeluaran sampai dengan tahun pensiun (Pernah dicontohkan dalam artikel ini).
Masukkan seluruh pengeluaran keluarga termasuk dengan perkiraan biaya anak sekolah sampai dengan menyelesaikan pendidikannya. Asumsikan kenaikan biaya hidup adalah 15% per tahun. Perhatikan dengan benar apakah rencana pemasukan dan pengeluaran bulanan yang telah disusun tersebut tidak ada yang defisit atau negatif atau tekor. Apabila negatif atau lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan tentunya harus dilakukan langkah penghematan agar menjadi positif.
Berdasarkan rencana keuangan yang telah disusun tersebut maka tentunya anda akan dapat memperkirakan berapa uang yang dapat disisihkan untuk ditabung dan diinvestasikan setiap bulannya. Apabila seluruh uang yang dimiliki pada saat ini dan uang bulanan yang dapat disisihkan tersebut ditempatkan pada Deposito yang berbunga 6% per tahun maka perkirakan jumlah uang yang anda miliki pada saat memasuki usia pensiun (non produktif).
4. Buatlah perkiraan biaya hidup per bulan pada saat anda memasuki usia pensiun sampai dengan perkiraan meninggal.
Disesuaikan dengan kebutuhan keuangan sampai dengan meninggal maka dengan dana yang dimiliki pada saat pensiun dan hasil bunga deposito yang didapat, apakah masih dapat memenuhi kebutuhan hidup pada masa pensiun atau malah terdapat kekurangan dana ? Bila hal ini terjadi maka tentunya mulai saat ini harus direncanakan pola investasi yang dapat memenuhi tujuan keuangan dan juga upaya mendapatkan pendapatan tambahan lainnya agar seluruh tujuan keuangan dapat tercapai dengan baik.
5. Apabila tujuan keuangan berdasarkan perencanaan keuangan yang telah dibuat kemungkinan besar tidak tercapai maka perhitungkan pada tingkat hasil investasi berapakah seluruh tujuan keuangan dapat dipenuhi dengan simpanan yang berhasil ditabung ?
Apabila dari perhitungan yang dilakukan ternyata bahwa dengan hasil investasi berkisar 15% per tahun anda dapat memenuhi tujuan keuangan keluarga, kami berpendapat bahwa optimis masih banyak alternatif investasi yang dapat memenuhi kebutuhan anda. Namun bila misalkan hasil perhitungan mengharuskan Bapak menghasilkan tingkat investasi lebih besar dari 40% per tahun maka Bapak harus mencari alternatif pendapatan lain sehingga dengan pendapatan yang bertambah besar maka jumlah uang yang diinvestasikan akan semakin besar sehingga tingkat hasil investasi yang dibutuhkan akan semakin rendah. Sehingga jenis investasi anda akan lebih tidak aman dan tidak beresiko tinggi.
Dengan dasar 5 langkah diatas maka anda tentunya akan mengetahui apakah dengan mengandalkan kondisi saat ini dapat tercapai atau tidak seluruh tujuan keuangan keluarga. Bila tidak tentunya mulai saat ini harus berusaha menyusun strategi dan langkah antisipasi. Sebelum membuka usaha maka terlebih dahulu kita harus menyusun daftar peluang usaha yang ada. Pertimbangkan dengan baik resiko yang dihadapi dan tingkat keuntungan yang didapat dari masing-masing jenis usaha. Sesuaikan dengan kemampuan kita dan bila mungkin sesuaikan dengan hobby atau bakat yang ada dalam diri kita. Mungkin senang memelihara burung maka usaha burung mungkin lebih baik, senang memelihara ikan maka usaha ikan mungkin lebih baik, senang berdagang kelontong maka mungkin membuka warung atau toko akan lebih baik, demikian seterusnya. Apabila kita tidak siap untuk mempertaruhkan modal yang kita miliki maka usaha jasa mungkin lebih baik. Membuka usaha adalah lebih mudah untuk dikatakan, terlebih jika selama ini kita terbiasa menjadi karyawan. Secara mendasar menjadi pengusaha membutuhkan cara berpikir dan mental yang berbeda dengan menjadi karyawan. Menjadi pengusaha akan menghadapi resiko yang lebih besar dibandingkan dengan menjadi karyawan dan menjadi pengusaha juga harus lebih proaktif dibandingkan ketika kita menjadi karyawan.
Tawaran pensiun dini bisa dipertimbangkan dengan baik. Buatlah daftar keuntungan dan kerugian. Misalkan apabila kita mengajukan pensiun dini maka contoh daftar keuntungannya adalah sebagai berikut : Menerima uang lebih besar jika dibandingkan dengan menerima uang pada saat pensiun normal, mempunyai waktu luang untuk dapat merintis bisnis baru, masih relatif lebih muda dan sehat untuk mulai saat ini berwiraswasta daripada saat kita mulai bisnis setelah usia pensiun normal dan lain sebagianya. Contoh daftar kerugian adalah tidak menikmati uang gaji yang bersifat tetap dan pasti setiap bulan, biaya kesehatan menjadi tanggungan pribadi, tidak menikmati lagi fasilitas yang diberikan perusahaan dan lain sebagainya. Pertimbangkan dengan baik untung dan ruginya
AKHIR SEBUAH PENCARIAN……. Nopember 24, 2006
Posted by azzaki in Hidup dan Kehidupan.add a comment
Apa sih yang kita cari dalam hidup ini? sebuah pertanyaan dengan seribu jawaban. Harta, tahta atau wanita? Hmmm mungkin ini sebuah jawaban klasik yang sering kita dengar. Bagi sebagian orang yang belum punya uang, mungkin jawabannya adalah uang. Bagi mereka yang belum punya pendamping hidup, mungin jawabannya adalah jodoh. Lantas bagi mereka yang sudah punya semuanya dalam hidup ini, apa jawaban mereka?